Facebook membuat software AI open source untuk membantu jaringan sosial yang sangat besar itu untuk menerjemahkan konten yang diposting penggunanya ke dalam lebih dari 160 bahasa untuk dua miliar penggunanya yang tersebar di seluruh dunia.

Lewat postingan di blognya, asisten peneliti Angela Fan menuliskan bahwa hal ini menjadi puncak dari bertahun-tahun pekerjaan Facebook AI dalam mengembangkan mesin penerjemah.

Fan mengatakan model baru ini lebih akurat daripada sistem lain karena tidak bergantung pada Bahasa Inggris sebagai perantara penerjemahan.

Baca juga: Trik Mendapatkan Skin Gratis di Among Us, Auto Kece!

“Saat menerjemahkan, misalnya, dari Bahasa China ke Perancis, sebagian besar model multibahasa yang berpusat pada Bahasa Inggris akan membuat pelatihan untuk menerjemahkan Bahasa China ke Inggris lalu menerjemahkan Bahasa Inggris ke Bahasa Prancis, karena data pelatihan Bahasa Inggris tersedia paling banyak,” tulis Fan.

“Model kami secara langsung melatih data Bahasa China ke Perancis untuk mempertahankan makna dengan lebih baik. Model ini mengungguli sistem yang berpusat pada Bahasa Inggris dengan 10 poin pada metrik BLEU yang banyak digunakan untuk mengevaluasi terjemahan mesin.”

Baca juga: Tahun 2030 Dunia Kekurangan SDM Berkualitas

Facebook mengatakan sudah menangani rata-rata 20 miliar terjemahan setiap hari di halamannya, dan berharap sistem baru itu akan memberikan hasil yang lebih baik.

“Mendobrak hambatan bahasa melalui terjemahan mesin adalah salah satu cara paling penting untuk menyatukan orang, memberikan informasi resmi tentang Covid-19, dan menjaga mereka tetap aman dari konten berbahaya,” kata Fan.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *