Rokok

Mayoritas saham emiten rokok jatuh dalam beberapa hari terakhir. Beberapa sentiment negatif mempengaruhi kinerja saham emiten ini. Investor pun menunggu kepastian mengenai besaran kenaikan tarif cukai yang akan ditetapkan pemerintah untuk tahun depan.

Sejak 12 Oktober sampai penutupan perdagangan 21 Oktober harga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) sudah turun 8, 13%, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) 9, 3% dan PT Indonesian Tobaco Tbk (ITIC) 4, 7%. Sementara dua emiten lain PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) tercatat naik.

Penurunan sudah terjadi pada penutupan perdagangan awal pekan. Saham Gudang Garam turun 1, 9%, HM Sampoerna turun 1, 6%. Saat itu Kementerian Keuangan mengelar konferensi pers virtual mengenai penerimaan cukai. Kementerian juga kembali menyampaikan rencana kenaikan cukai tahun depan.

Keesokan harinya, saham kedua emiten rokok ini kembali turun lebih dari 5% pada perdagangan Selasa (20/10). Gudang Garam mencatatkan penurunan terdalam, 5, 86% …

Selengkapnya : Gerak Saham Emiten Rokok Menanti Besaran Kenaikan Tarif Cukai 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *