Salah satu perusahaan otomotif terkemuka dunia, Tesla akan segera membuka pabriknya di Indonesia. Walaupun pabrik yang akan hadir ini baru memproduksi baterai untuk kendaraan listrik, tetapi hal ini kabar yang cukup menggembirakan.

Dilansir dari GridOto, Agus Gumiwang selaku Menteri Perindustrian mengiyakan kabar tersebut. Tesla akan membuka pabriknya di Jawa Tengah, tepatnya di Kota Batang.

Kota Batang dipilih karena kota yang berada di Jawa Tengah tersebut memang dipersiapkan untuk menjadi kawasan industri dan relokasi pabrik negara asing. Sebanyak 153 perusahaan dari berbagai negara sudah mengantre untuk menempati dan memperluas bisnis mereka di Indonesia, termasuk Batang.

Lahan seluas 4.300 hektar akan dipersiapkan demi mewujudkan Kota Batang menjadi kawasan industri. Lahan tersebut akan dipersiapkan secara bertahap.

Walaupun begitu, baru 450 hektar lahan yang akan siap ditempati oleh industri-industri pada tahun 2021. Di tahap selanjutnya, sebanyak 3.100 lahan turut disediakan di kota tersebut.

Baca Juga: Fitur Autopilot Tesla Kini Bisa Deteksi Batas Kecepatan dan Lampu Lalu Lintas

Salah satu alasan terpilihnya Indonesia sebagai tempat dibukanya pabrik tersebut ialah karena Indonesia mempunyai banyak nikel sebagai bahan baku pembuatan baterai. Kurangnya sumber daya nikel menjadi problema yang dihadapi Tesla dalam memproduksi mobil listrik.

Selain itu, faktor cuaca dan geografis menjadi alasan berdirinya perusahaan yang dimiliki oleh Elon Musk ini di Tanah Air. Dengan ini, Pemerintah Indonesia berharap berdirinya pabrik Tesla di Indonesia akan membawa Indonesia selangkah lebih maju dalam memproduksi kendaraan listrik.

Tidak hanya itu, seperti yang dikatakan Menteri BUMN Erick Thohir, dikutip dari CNBC Indonesia, pabrik baterai ini akan menghasilkan nilai investasi sebesar USD 20 Miliar. Dengan demikian, Pemerintah berharap semakin banyak investor yang menginvestasikan modalnya di negeri ini.

Foto: bbc.com

Tesla, Inc. adalah perusahaan yang bergerak dibidang otomotif yang didirikan oleh Elon Musk, Martin Tarpenning, Ian Wright, dan JB Straubel. Sejak 2008 hingga sekarang, Tesla, Inc. yang awalnya bernama Tesla Motors ini dipimpin oleh Elon Musk.

Perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat ini memfokuskan produksi mereka pada bidang kendaraan listrik seperti mobil, mesin, dan juga baterai sebagai sumber dari mobil listriknya.

(rh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *