Jika kamu tertarik dengan dunia AR, kamu harus menjajal ClipDrop, aplikasi baru yang memungkinkan kamera ponselmu mengambil objek dari lingkungan sekitar dan menempatkannya ke dalam aplikasi desktop. ClipDrop memberikan terobosan yang rapi pada AR yang menjadikan dunia fisik digital.

Video promosi dari versi beta aplikasi ini menunjukkan kemampuannya untuk memotret segala sesuatu disekitar pengguna, mulai dari tanaman hingga TV dan bisa dimasukkan ke dalam dokumen dengan cepat sebagai objek.

ClipDrop memungkinkan penggunanya memasukkan gambar, bahkan teks dari buku, ke berbagai perangkat lunak dan situs web, termasuk Photoshop, Google Docs, PowerPoint, Figma, Canva, dan Pitch. Aplikasi ini bisa digunakan di iOS dan Android, Windows, dan macOS.

Baca juga: Smartphone Budget, Gionee F8 Neo Resmi Meluncur di India

Ide yang mendasari dibangunnya aplikasi ini muncul pada bulan Mei lalu dan langsung menarik banyak perhatian publik khususnya para penggemar AR.

Pengembang aplikasi ini, Cyril Diagne dan Jonathan Blanchet melaporkan bahwa mereka telah memiliki lebih dari 100.000 orang yang terdaftar di daftar tunggu untuk mencoba aplikasi versi beta. Mereka juga telah menghabiskan beberapa bulan terakhir mengubah versi demo aplikasi ini menjadi produk komersial.

Meskipun ClipDrop sekarang sudah bisa digunakan, Diagne memperingatkan bahwa aplikasi ini masih dalam versi beta dan bahwa pengguna pasti akan mendapatkan beberapa “bug dan kerusakan”.

Baca juga: 5 Tips Menjalankan Bisnis di Tengah Pandemi

Kamu bisa mendapatkan lima klip foto gratis dengan mengunduh perangkat lunak, untuk memotong lebih dari 5 foto, pengguna perlu membayar biaya layanan.

ClipDrop bisa didapatkan dengan biaya langganan sebesar USD 39,99 selama setahun, tetapi setelah 20 November harga naik menjadi USD 79,99 setahun, atau USD 9,99 sebulan.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *