Uji klinis vaksin Sinovac

Pemerintah menunda rencana vaksinasi Covid-19 yang semula akan dimulai pada November 2020 . Terakhir, Presiden Joko Widodo menyampaikan agar vaksin tak terburu-buru diberikan kepada masyarakat.

Presiden ingin agar proses imunisasi Covid-19 dilakukan dengan standar kesehatan yang ketat lantaran hal ini menjadi perhatian banyak pihak. “Jangan tergesa-gesa mau vaksinasi sehingga kaidah saintifik dan kesehatan jadi nomor dua, ”  kata Jokowi dalam pembukaan rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10).

Lalu, bagaimana sebenarnya kelanjutan proses uji klinis tahap ketiga vaksin Covid-19 hasil pengembangan Sinovac, Tiongkok yang dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero) di Bandung? “Data terakhir menunjukan bahwa sampai dengan tanggal 23 Oktober 2020, 837 relawan masuk ke periode monitoring efikasi, ” ujar Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan saat dihubungi Antara, Selasa (27/10).

Monitoring efikasi artinya, 837 relawan tersebut telah melalui dua kali tahap penyuntikan vaksin dan sekarang tinggal dipantau efektivitas dan keamanannya. Hasil yang diharapkan tentunya adalah semua relawan menghasilkan antibodi setelah vaksinasi …

Selengkapnya : 837 Relawan Vaksin Covid-19 Bio Farma Masuk Periode Pamantauan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *