Beberapa bulan yang lalu, pengembang game Among Us, InnerSloth mengungkapkan bahwa permainan mafia multiplayer buatannya menjadi salah satu game paling populer sehingga mereka membatalkan rencana untuk membuat sekuelnya.

Tim pengembang sekarang fokus pada peningkatan game yang ada, termasuk pada game-game di perangkat seluler (iOS, Android) dan PC melalui Steam.

InnerSloth bekerja untuk mengatasi serangan spam terkait pemilu dengan pembaruan di sisi server. InnerSloth hari ini merilis patch yang memungkinkan pemain menambahkan opsi untuk melakukan voting secara anonim, pilihan untuk menampilkan kemajuan bilah tugas (progress taskbar) agar terus ditampilkan, ditampilkan hanya pada saat emergency meeting, atau hanya ditampilkan di awal permainan lalu ditutup selama permainan berlangsung.

Baca juga: Perbedaan Spesifikasi PS4 dan PS5, Pilih yang Mana ?

Bersamaan dengan kostum baru, Among Us kini juga memiliki “first pass” yang mendukung pemain buta warna. Pembaruan ini merupakan perubahan aksesibilitas utama untuk game yang sebagian besar bergantung pada warna sehingga pemain dapat membedakan satu sama lain.

Pembaruan lain yang ditunggu-tunggu oleh banyak pemain dikabarkan akan tiba bulan depan. Kini pemain bisa menambahkan akun Among Us. Dengan ini, akan memungkinkan pemain untuk menambahkan teman dan melaporkan pemain yang sering menggunakan cheat dan meretas permainan.

Mereka juga menyebutkan adanya peta baru dalam pengembangan yang akan tersedia secara gratis untuk semua pemain. Peta yang dinamakan “Henry Stickmin” ini disebut-sebut akan lebih besar dari peta Polus saat ini.

Baca juga: Apple TV Rilis di Xbox 10 November Mendatang

Terakhir, di Twitter, salah satu pendiri dan pencipta InnerSloth, Marcus, mengonfirmasi bahwa Among Us akan meningkatkan jumlah pemain dalam satu permainan sampai dengan 15 orang.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *