Spotify dikabarkan telah mengakuisisi perusahaan podcast besar lainnya. Kali ini, mereka membeli perusahaan hosting podcast Megaphone seharga USD 235 juta.

Kerjasama tersebut tidak memengaruhi podcast Spotify, namun nantinya akan lebih banyak siaran yang memiliki akses ke teknologi penyisipan iklan milik Spotify, yang disebut Streaming Ad Insertion atau Penyisipan Iklan Streaming.

SAI berfungsi mirip dengan iklan podcast dinamis biasa, yang ditargetkan berdasarkan pendengar. Namun, pada Spotify, iklan disisipkan secara real time. Artinya, sistem Spotify membuat keputusan pada saat itu juga tentang iklan mana yang harus didengar oleh pendengar berdasarkan data mereka dan juga berdasarkan tujuan dari berbagai kesepakatan iklan yang sedang dijalankan Spotify.

Baca juga: IDCloudHost, Penerima Penghargaan UKM Award 2020 KemenkopUKM

Akuisisi ini juga berarti semua podcast yang saat ini dihosting di Megaphone akan mendapatkan akses ke SAI setelah kesepakatan disetujui.

Tidak ada layanan hosting lain yang menawarkan SAI, jadi jika podcast atau pengiklan ingin menargetkan iklan mereka ke data Spotify dan ingin menjangkau pendengar yang lebih sesuai, mereka harus membayar untuk menyiarkan podcastnya di Megaphone, atau mereka harus membayar Megaphone untuk mendistribusikan iklan.

Megaphone memiliki lebih dari 5.500 podcast yang disiarkan di platform dari penerbit besar seperti Slate, iHeartMedia, Disney, dan Vox Media.

Dengan Megaphone, Spotify sekarang memiliki ekosistem podcasting yang sepenuhnya lengkap: mulai dari jaringan acara eksklusif, pemutar podcast, perangkat lunak pembuatan podcast, perusahaan hosting, dan tim penjualan iklannya sendiri.

Baca juga: Google Travel Tambahkan Info Keselamatan Terkait COVID-19

Akuisisi ini mengikuti kesepakatan nama besar lainnya, Gimlet Media seharga USD 200 juta, Parcast seharga USD 56 juta, The Ringer seharga USD 196 juta, Anchor seharga USD 140 juta, dan lebih dari USD 100 juta untuk distribusi eksklusif dan penjualan iklan untuk The Joe Rogan Experience.

Spotify sepertinya serius untuk memasuki dunia podcasting mulai 2019 lalu dan sepertinya, perusahaan tersebut siap mendominasi bidang podcasting.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *