Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, biasanya akan banyak promosi-promosi dan diskon yang bisa didapatkan baik pada toko offline, maupun online.

Karena sebagian besar negara-negara di dunia masih melawan pademi (yang masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera usai), mungkin pada liburan tahun ini toko-toko online akan menjadi pilihan untuk membeli kado natal.

Baca juga: Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Kamu Googling

Salah satu yang perlu diperhatikan ketika berbelanja online adalah mengecek review barang. Namun, tak semua review yang ditulis merupakan murni ulasan jujur pembeli produk. Bukan tidak mungkin review di marketplace merupakan review bohong yang sudah direkayasa.

Ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk menghindari review-review palsu di marketplace atau toko online lainnya, berikut Teknologi.id rangkum untukmu.

1. Perhatikan review yang masuk

Contoh review palsu. Foto: indowhiz

Sebagai konsumen maupun pemilik usaha, review bisa membantu. Namun, perlu diperhatikan apabila ada seseorang yang memposting banyak review dalam waktu singkat, terutama jika review tersebut bersifat sangat positif atau sangat negatif. Untuk para pemilik usaha, perhatikan juga lokasinya. Bisa jadi mereka adalah kompetitor yang ingin menjatuhkan.

2. Perhatikan tanggal review

Ilustrasi. Foto: fakewebsitebuster

Jika review masuk sebelum produk rilis, maka bisa dipastikan review tersebut palsu.

Baca juga: Benarkah HP dengan Baterai Besar Sudah Pasti Tahan Lama?

3. Lihat ulasan lain

Ilustrasi. Foto: Yahoo

Pada marketplace, kamu bisa melihat profil pengguna dan membaca ulasan lain yang sudah dipostingnya. Jika ulasannya berisi pujian untuk salah satu produk dan mencela produk lain, kemungkinan besar profil tersebut palsu dan ulasannya sudah dimodifikasi.

4. Perhatikan bahasanya

ilustrasi. Foto: Yahoo

Perhatikan apakah bahasa yang digunakan dalam review merupakan bahasa khusus yang tidak biasanya digunakan oleh orang lain. Selain itu, perhatikan juga gaya penulisan review. Biasanya, review ‘bodong’ memiliki format penulisan yang mirip: menggunakan huruf kapital, tata bahasanya buruk, banyak meninggalkan kata-kata kasar, dan menggunakan tanda baca yang berlebihan, atau menggunakan bahasa standar yang sangat singkat.

5. Waspadai komentar yang mempromosikan barang lain

Ilustrasi. Foto: Buzzfeed

Reviewer membeli produk tersebut namun tidak suka, lalu ia menautkan link untuk barang serupa dengan diskon tertentu. Bisa juga barang yang direview tidak sesuai dengan judul namun memiliki rating yang tinggi.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *