Twitter sedang menguji fitur yang akan memunculkan label peringatan “informasi yang menyesatkan” ketika pengguna mencoba “Menyukai” tweet yang berisi informasi hoaks.

“Tujuan kami adalah untuk mendorong pertimbangan yang lebih bijaksana dari para pengguna untuk menambahkan konteks ke pengalaman pengguna,” kata Twitter.

Berita ini muncul setelah Twitter mulai melabeli tweet yang melanggar kebijakan Twitter dan memberikan informasi yang menyesatkan tentang integritas sipil, COVID-19, dan media yang sudah dimanipulasi.

Baca juga: WhatsApp Tambahkan Fitur Katalog Belanja di Chat Room

Twitter juga mengeluarkan pesan di platformnya bahwa mereka berupaya untuk menangani informasi palsu terkait pemilu AS 2020 yang sudah diselenggarakan beberapa waktu lalu.

Sekitar seminggu sebelum pemilu berlangsung, Twitter melakukan pembatasan retweet untuk mencegah informasi yang menyesatkan. Pengguna yang mencoba me-retweet tweet dengan label informasi yang menyesatkan harus menambahkan komentar, atau memilih “quote retweet”, untuk membagikannya.

Twitter juga akan menambahkan link-link yang akan mengarahkan pengguna ke informasi resmi tentang topik tersebut sebelum mereka membagikannya.

Baca juga: Resmi! Berikut List Harga dan Daftar Toko PS5 di Indonesia

Facebook juga mengambil tindakan pencegahan serupa menjelang pemilihan. Mulai dari keputusan untuk mendemosikan konten di Facebook dan Instagram, termasuk klaim yang salah tentang pemilu, sampai pembatasan penyebaran video live yang terkait dengan pemilu.

Facebook mengaku telah menginvestasikan miliaran dolar dan menugaskan lebih dari 35.000 orang untuk memerangi konten berbahaya, dari akun-akun yang bekerja menyebarkan informasi yang hoax, sampai campur tangan orang luar mengenai misinformasi terkait pemilu Amerika Serikat.

Donald Trump menuduh perusahaan teknologi besar mencoba mengintervensi hasil pemilu. Pada 4 November 2020, Facebook dan Twitter telah memberi label menyesatkan terhadap klaim ini, serta pernyataan yang menyebutkan dia telah memenangkan pemilu.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *