Berita penambahan Tesla ke indeks S&P 500 membuat saham perusahaan tersebut melonjak dan membuat Elon Musk menjadi salah satu orang di peringkat atas daftar orang terkaya di dunia.

Pada hari Selasa, saham pembuat mobil listrik tersebut naik sampai 12% dan kekayaan Musk naik sampai USD 11,8 miliar, membuat total kekayaannya menyentuh USD 114 miliar. Menurut Billionaires Index Bloomberg, Musk secara resmi berhasil menggeser pendiri Facebook Mark Zuckerberg dalam peringkat orang terkaya di dunia.

Kekayaan ini tidak membuat Musk menghabiskan uangnya membeli barang-barang baru. Miliarder tersebut mengatakan secara terbuka bahwa ia tetap mempertahankan gaya hidup ‘miskin uang’ bahkan menggadaikan banyak rumah mewah miliknya di Los Angeles.

Baca juga: Gojek Dapat Investasi dari Telkomsel, Jumlahnya Mengejutkan!

Tiga dari rumah Musk sudah terdaftar untuk dijual awal tahun ini ketika Musk berjanji untuk menjual hampir seluruh harta benda fisik.

Secara tertulis, Musk merupakan eksekutif dengan bayaran tertinggi di dunia, meski dia tidak menerima gaji dari perusahaan. Namun, Musk mendapatkan paket kompensasi 12 tingkat dimana sejumlah besar opsi saham diberikan bergantung pada pencapaian perusahaan, menghasilkan hampir USD 600 juta untuk Musk pada tahun 2019 lalu.

Baca juga: L’Oréal Luncurkan “Virtual Make-Up” untuk Pertama Kalinya

Dia bertahan sampai menghasilkan USD 55 miliar setelah semua metrik kinerja, mulai dari arus kas hingga nilai pasar tercapai.

Untuk menghabiskan kekayaan itu, dia harus menjual opsi saham yang telah menjadi hak ekuitas sebenarnya. Musk belum ada menjual satu pun sahamnya sejak 2016.

Tesla secara resmi akan bergabung dengan indeks benchmark S&P 500 pada bulan Desember, dan bagaimana perusahaan tersebut bisa sampai di sana, sama rumitnya dengan kekayaan Musk.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *