ARUS BALIK TOL JAKARTA-CIKAMPEK

Pemerintah semula menambah hari cuti bersama akhir tahun untuk mendorong ekonomi dan pariwisata. Namun, awal pekan ini, Presiden Joko Widodo meminta cuti bersama tahun baru 2021 dan libur pengganti Idul Fitri dipangkas karena jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air masih tinggi.

Pengusaha pun menyambut baik rencana tersebut. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Industri Johnny Darmawan menjelaskan swasta acapkali menanggung beban lebih besar lantaran harus membayar biaya lembur kepada pegawainya saat cuti panjang.

Di sisi lain, libur yang terlalu lama dinilai tidak baik bagi perusahaan tertentu lantaran mesin produksi harus beroperasi selama 24 jam. “Jadi bagus kalau cuti bersama dikurangi, ” kata Johnny saat dihubungi Katadata.co.id, Selasa (24/11).

Johnny pun menilai, hari kerja Indonesia termasuk sedikit bila dibandingkan negara …

Selengkapnya : Dampak Berganda Pemangkasan Cuti Akhir Tahun bagi Industri & Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *