BeritaNasional.ID.SITUBONDO – Lonjakan pasien terkonfirmasi positif virus corona, bahkan pasien Covid-19 meninggal dunia terus membuat Kabupaten Situbondo menjadi zona merah atau zona dengan risiko tinggi penularan Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro di Situbondo menjelaskan peningkatan kasus positif di Kabupaten di dominasi Klaster rumah tangga disusul kalater perjalanan, klaster RSUD Abdoer Rahem, Klaster RS Elizabeth, klaster RSUD Besuki dan PKM Jatibanteng

“Klaster rumah tangga 289 kasus, klaster perjalanan 60 kasus, klaster RSUD Abdoer Rahem 49 kasus, Klaster RS Elizabeth 27,klaster RSUD Besuki 19 dan klaster PKM Jatibanteng 13 itu semuanya statusnya aktif sementara klaster tempat ibadah desa Olean, pabrik udang salem, Kilensari, pabrik rokok Secco Probolinggo dan jangkar yang sebelumnya berstatus aktif kini sudah non aktif,” jelasnya.

Meningkatnya klaster keluarga di kabupaten Situbondo membuat semua pihak semakin waspada. Dalam rangka mencegah penyebaran pandemi Coronavirus Disease atau COVID19 terutama di kalangan anak – anak kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Situbondo mengimbau masyarakat menjaga kebersihan.

“Lonjakan ini perlu kita waspadai, Kita mengimbau masyarakat khususnya kaum ibu agar memberkan perlindungan peningkatkan pola hidup bersih dan sehat di dalam keluarga, pola itu harus di mulai dari keluarga sendiri sebagai bentuk pencegahan,” Ujar Kadis DPPPA Situbondo Imam Hidayat. Kamis 3/12/2020.

Dikatakannya pertengahan tahun 2020 sendiri beberapa anak di Situbondo berusia 0 sampai 18 tahun positif terpapar Corona Covid-19. Untuk itu diperlukan peran Ibu – ibu rumah tangga untuk menekan pencegahan didalam keluarga saat ini

“Kedepannya kami akan lebih turun lagi untuk memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap publik terutama ibu – ibu, sebab kaum ibu lah yang paling sering berhubungan dengan anak, diharapkan mereka dapat memberikan contoh perilaku hidup bersih dan sehat kepada anak – anaknya sehingga Hidup bersih ini menjadi gaya hidup keluarga kedepannya,” Katanya.

Sering berolah raga dan mengkonsumsi makanan bergizi juga penting dalam menjaga imun tubuh, sedangkan bentuk pencegahan penyebaran covid-19 yang perlu dilakukan dalam situasi saat ini adalah tidak sering menyentuh wajah dengan tangan, terlebih jika belum cuci tangan, memakai masker dan membiasakan jaga jarak serta mengurangi sentuhan fisik.

“Dalam situasi seperti sekarang, kami himbau agar sebisa mungkin menghindari tempat kerumunan, mengurangi penggunaan fasilitas umum,” Himbaunya.

Data sebaran Covid-19 Situbondo hingga Kamis (3/12) tercatat sebanyak 1.098 pasien, dengan rincian 894 orang telah dinyatakan sembuh, 92 orang meninggal dunia, dan 112 orang dalam perawatan.

The post Klaster Keluarga Dominasi Penyebaran Covid-19 di Situbondo, Dinas PPPA imbau masyarakat Lebih waspada appeared first on BeritaNasional.ID.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *