Foto: Unsplash

Teknologi.id – Celah keamanan ditemukan di iOS yang memungkinkan hacker atau peretas mengambil alih iPhone atau perangkat lainnya dari jarak jauh. Penemuan celah keamanan ini pertama kali ditemukan oleh Google.

Sampai Mei 2020, beragam perangkat iOS dan ponsel iPhone dinilai rentan terhadap eksploitasi penyusup, begitu yang dikatakan oleh peneliti keamanan Google Project Zero, Ian Beer.

Beer juga menjelaskan, protokol yang digunakan iPhone, iPad, Mac, dan Apple Watch, yaitu Apple Wireless Direct Link (AWDL) adalah penyebab terdeteksi adanya celah keamanan.

Baca Juga: Layar iPhone 11 Error? Apple Mau Ganti Gratis, Gini Caranya

Celah keamanan ini dapat membuat hacker melakukan reboot atau boot ulang dan mengambil alih perangkat dari jarak jauh. Lebih dari itu, hacker dapat memegang kendali atas perangkat yang mereka retas.

Kendali yang dimaksud adalah mereka dapat membaca email, mengunduh foto, bahkan mengaktifkan kamera dan mikrofon untuk melihat dan mendengarkan si pemilik perangkat.

AWDL digunakan oleh sejumlah perangkat Apple untuk membentuk jaringan fitur seperti AirDrop. Fitur ini memudahkan pengguna untuk mengirimkan file ke sesama perangkat iOS dan juga Sidecar yang dapat mengubah iPad menjadi layar kedua dengan mudah.

Baca Juga: Ini Cara agar Bisa Read Semua Pesan di iPhone atau iPad

Selain menemukan cara untuk mengeksploitasi AWDL, Beer juga dapat memaksa protokol tersebut untuk menyala bahkan jika sebelumnya sudah dihentikan. Walaupun begitu, ia tidak mempunyai bukti apakah celah keamanan ini sudah digunakan oleh hacker.

Di samping itu, Beer mengakui bahwa ia perlu waktu sekitar enam bulan untuk mendeteksi, memverifikasi, dan mempresentasikan eksploitasi. Dilansir dari Uber Gizmo, Apple sendiri memang tidak menampik adanya eksploitasi ini, justru mereka mengutip Beer untuk memperbarui keamanan sistem mereka pada Mei 2020.

Kendati demikian, Beer menyarankan pengguna untuk lebih berhati-hati meski celah keamanan ini telah diperbaiki.

(rh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *