Ilustrasi Sustainable Development

Pandemi Covid-19 telah memperlambat pertumbuhan ekonomi global, termasuk juga Indonesia. Pada kuartal III-2020 pertumbuhan ekonomi nasional minus 3, 49 persen. Sebelumnya pada kuartal II, pertumbuhan ekonomi juga sudah terkontraksi 5, 2 persen. Hal ini berarti Indonesia sudah masuk ke dalam resesi karena dua kuartal berturut-turut perekonomian bertumbuh negatif.

Perekonomian yang terdampak pandemi ini semakin menunjukkan mendesaknya penataan ulang pembangunan. Model pembangunan berkelanjutan (sustainable) diyakini merupakan solusi yang tepat agar Indonesia bisa bertahan. Terlebih lagi Indonesia pun sudah ikut mengesahkan rencana aksi global untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan melalui Sustainable Development Goals (SDG’s) yang berisi 17 tujuan dan 169 target.

Plt Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Amalia Adininggar Widyasanti berpendapat negara harus segera mengatur ulang dalam skala besar (great reset) pembangunan Indonesia.

Ke depan, kata dia, bangsa Indonesia harus menekankan ekonomi inklusif dengan menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi …

Selengkapnya : Tidak Ada yang Tertinggal dalam Andil Pembangunan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *