Pasuruan
Inspiring City
.Hari
Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini bakal dirayakan dalam situasi
pandemi Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memastikan perayaan Hari
Natal tetap bisa dilaksanakan di gereja-gereja, namun tetap wajib mematuhi
protokol kesehatan.Hal ini diungkapkan dalam rapat Forkopimda Kota Pasuruan
pada Senin (21/12/2020) di Ruang Pertemuan Rumah Makan
Tengger Pasuruan.  Rapat ini digelar dalam rangka mencari rumusan
untuk menjaga kondusifitas selama Nataru dan mencegah adanya klasterNataru.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota
Pasuruan, Bapak RahartoTeno Prasetyo serta dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Pasuruan
Ismail Marzuki Hasan; Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman; Dandim 0819 Pasuruan
LetkolArh Burhan Fajari Arfian.Sejumlah hal substansi dibahas dalam rapat kali
ini.

Pertama terkait perayaan Natal. Bapak Teno
memastikan perayaan Hari Natal di Kota Pasuruan tetap boleh untuk dilaksanakan
namun tetap dengan penerapan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga
jarak).

Kedua ialah pengamanan gereja. Bersama dengan pihak
kepolisian dan TNI, rapat kali ini membahas bagaimana skema pengamanan di
gereja-gereja dan fasilitas umum lainnya agar perayaan Natal tetap berlangsung
kondusif.

Ketiga penanganan dan pengaturan arus lalu lintas.
Bapak Teno berharap pengaturan lalu lintas khususnya di jalan-jalan protokol di
tempat-tempat yang rawan terjadi kerumunan massa.”Kita kan masih punya pos
pengamanan pintu masuk. Bisa difungsikan untuk antisipasi lonjakan pendatang
dari luar yang masuk ke Kota Pasuruan,” terang  beliau.

Keempat, adalah imbauan guna mencegah penyebaran
Covid-19. Untuk hal ini, nantinya Wali Kota Pasuruan bakal mencantumkannya
dalam Surat Edaran Wali Kota yang berisi imbauan tentang apa yang dilarang dan
apa yang diperbolehkan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Terakhir adalah potensi penularan virus corona
di perayaan Natal dan tahun baru. Mengingat cuacanya saat ini musim hujan dan
sangat ekstrim. Kita berharap Kota Pasuruan bisa menekan angka penyebaran
Covid-19,” kata Bapak Teno. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *