Kabar terbaru dari pabrik otomotif Jerman ternama, Volkswagen (VW). Perusahaan ini direncanakan akan menghadirkan fitur mewahnya bernama head-up augmented reality (AR) pada produk mobil mereka. Mereka juga mengklaim bahwa Volkswagen menjadi produsen pertama di dunia yang akan memperkenalkan teknologi ini di segmen mobil compact milik mereka.

Baca Juga: Apple Berencana Produksi Mobil “Self-Driving” pada 2024

Teknologi ini direncanakan bisa dijangkau oleh banyak pelanggan. Fitur head-up AR ini akan hadir pada mobil listrik VW ID.3 dan ID.4. Strategi yang dilakukan oleh VW saat ini adalah menawarkan fitur-fitur berteknologi dengan harga yang terjangkau bagi banyak konsumen.

“Dan kami telah melakukan ini bukan pada kendaraan premium, tetapi pada model kompak ID serba listrik,” ujar anggota dewan manajemen VW untuk pengembangan, Frank Welsch.

Bentuk yang ditampilkan dari head-up augmented reality ini ialah memproyeksikan informasi penting ke kaca depan dan dipisahkan menjadi dua bidang serta levelnya. Ada jendela besar yang bentuknya dinamis terletak di bidang pandang pengemudi, dengan jarak virtual sekitar 10 meter dan ukuran diagonal sekitar 1,8 meter.

Layar jarak jauh ini menampilkan berbagai informasi, mulai dari sistem bantuan, panah belok, dan titik awal pengemudi serta tujuan sistem navigasi. Tak hanya itu, tampilan mengenai informasi kecepatan berkendara, rambu-rambu jalan, simbol bantuan, dan navigasi terlihat pada fitur head-up AR tersebut. Bentukan informasi seolah mengapung sekitar tiga meter di depan pengemudi. Tampilan yang terlihat secara dinamis dan sejajar dengan dunia nyata di luar kendaraan.

Pengemudi akan mendapatkan dua indikasi saat kendaraan mendekati persimpangan sesuai dengan rute navigasi. Indikasi pertama ialah pemberitahuan awal mengenai permukaan jalan, lalu disusul dengan tiga panah yang terletak di persimpangan sebagai indikasi kedua. Ketika pengemudi mendekati persimpangan, panah pada navigasi layar akan semakin membesar dan teksturnya juga memudar sehingga pengemudi bisa melihat jalan dengan jelas.

Volkswagen membuat inovasi ini berdasarkan konsep “Less is More”, yang memastikan bahwa pengemudi tidak kewalahan dan repot untuk menggunakan informasi yang dibutuhkan selama perjalanan.

Pada pembaruan ini, terdapat juga fungsi Lane Assist. Fungsi ini memberikan tanda visual yang akan menampilkan garis berwarna oranye jika kendaraan bergerak mendekati garis batas di tepi jalan.

Travel Assist juga ada agar mobil tetap di tengah jalur. Tanda ini muncul dengan visual dua garis hijau dan ketika mobil mengikuti kendaraan lain, tampilan menandai kendaraan juga bisa muncul setelah Adaptive Cruise Control (ACC) diaktifkan.

Baca Juga: Langkah Mudah Cara Hitung Dana Beli Mobil

Jika sistem bantuan pada mobil dimatikan, pengemudi tetap mendapatkan sinyal peringatan merah jika mereka mengemudi di dekat kendaraan depan, yang terlihat pada panel dasbor depan.

(rf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *