Pasuruan Inspiring City. Sebanyak ratusan botol
minuman keras dan knalpot bronk dimusnahkan di halaman Polres Pasuruan Kota
pada hari Selasa (29/12/2020). Acara ini merupakan rangkaian pemusnahan barang
bukti sekaligus konferensi pers akhir tahun.

Hadir dalam acara ini Plt.
Asisten Pemerintahan Pemerintah Kota Pasuruan, Bapak Kokoh Arie Hidayat; Dandim
0819 Pasuruan Bapak Letkol Inf Burhan Fajari Arfian, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Bapak
Ismail Marzuki Hasan. Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota Bapak
AKBP Arman. Ratusan botol miras dan knalpot tersebut dimusnahkan dengan cara
digilas alat berat. Botol-botol miras tersebut hancur dan isi dari botol-botol
itu langsung membasahi halaman Polres Pasuruan Kota.

Selain acara pemusnahan
botol miras dan knalpot, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman menyampaikan
catatan kriminal sepanjang tahun 2020 yang terjadi di wilayah hukum Polres
Pasuruan Kota. Kasus kriminal tertinggi di tahun 2020 ini adalah aksi pencurian
dengan pemberatan (curat). Polisi mencatat ada 57 kasus curat yang dilaporkan
ke Polres Pasuruan Kota.

Setelah itu, kasus kriminal
tertinggi kedua adalah kasus penipuan dengan total 53 kasus. Kemudian disusul
kasus penggelapan dengan total 50 kasus dan curanmor dengan total 44 kasus. Hal
ini berbeda dengan tahun 2019. Pada tahun lalu, dikatakan AKBP Arman, kasus
kriminal terbanyak di wilayah hukumnya adalah aksi curanmor dengan total 73
kasus.

Salah satu kasus curat
paling menonjol yang diungkap Polres Pasuruan Kota di tahun 2020 adalah kasus
pembobolan brankas milik sebuah koperasi di Kota Pasuruan pada Januari lalu.
Atas peristiwa ini, polisi mengamankan 3 orang tersangka yang tak lain adalah
komplotan pembobol brankas tersebut.

“Pembobolan brankas milik koperasi ini
menyebabkan kerugian sebesar Rp1,5 miliar,” kata AKBP Arman. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *