Perusahaan kamera ternama, Canon, telah mengajukan paten yang memamerkan kamera kecil yang bisa genggam.

Desainnya menggabungkan desain Osmo Pocket dengan seri RF lensa mirrorless. Kamera tersebut dilengkapi dengan mekanisme lensa yang bisa putar, sehingga memungkinkan mengubah sensor dan dudukan lensa dengan mudah antara orientasi menghadap ke depan dan selfie.

Ada beberapa keunggulan yang ditawarkan Canon, jika dibandingkan kamera tradisional.

Baca juga: Ini Dia Manfaat Penggunaan Media Sosial untuk Karier Kamu

Hal yang paling menonjol adalah pengguna tidak perlu memutar kamera untuk mengambil foto atau video diri sendiri. Layarnya akan selalu berada di depan pengguna, sekaligus akan memudahkan untuk mengawasi rekaman yang sedang diambil.

Berbicara tentang layar, perangkat ini jadi tidak wajib memiliki layar berkat mekanisme putar. Keuntungan lainnya adalah pengguna dapat menggunakan kaca full-frame Canon dengan gadget ini, sehingga bisa digunakan untuk mengambil beberapa bidikan sinematik.

Foto: Canon

Tentu saja, desainnya hadir dengan keunikannya sendiri. Salah satunya adalah kamera hot shoe (komponen berlabel “P” di diagram atas) yang tidak dapat digunakan untuk selfie.

Baca juga: OnePlus Siap Rilis Saingan Apple Watch

Untuk kebutuhan vlogging, perangkat ini tidak ideal karena pengguna butuh menyambungkan banyak mikrofon eksternal ke kamera melalui hot shoe-nya.

Kaca full-frame Canon juga bisa berdampak negatif. Lensa RF bukanlah lensa yang paling ringan atau paling terjangkau dari sisi harga, dan kamera yang dihasilkan kemungkinan besar tidak akan bisa masuk kantong.

Seperti pada semua paten, paten yang diajukan ini belum tentu menjadi perangkat akhir. Namun, seperti yang ditunjukkan oleh Canon News, perusahaan tersebut telah mengajukan lima paten terpisah terkait desain ini. Setidakmya, perusahaan serius tentang idenya.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *