Foto: detikInet

Teknologi.id – Media sosial yang saat ini banyak diperbincangkan, TikTok digugat oleh anak yang berusia 12 tahun. Bukan tanpa sebab, si anak menggugat TikTok lantaran platform berbasis video tersebut diduga melanggar privasi data.

Dalam gugatannya, TikTok telah melanggar peraturan perlindungan data yang ditetapkan di Uni Eropa. Merasa privasinya telah dilanggar, anak yang berasal dari London, Inggris ini pun menggugat TikTok.

Gugatan si anak terhadap TikTok pun didaftarkan secara anonim seperti yang
telah disetujui oleh pengadilan Inggris. Komisioner Anak, Anne Longfield yang
mewakilinya pun berpendapat bahwa kerahasiaan identitas si anak yang menggugat
TikTok ini sangat penting untuk dijaga.

Hal ini dimaksudkan untuk mencegah si anak mendapat kecaman atau bully-an
dari anak-anak lain maupun dari para pengguna TikTok lainnya, ditambah lagi
dengan tanggapan yang kurang baik dari influencer media sosial, seperti yang
dilansir dari Phone Arena (04/01).

Baca Juga: Apple dan TikTok Larang Vybe Together Beroperasi

Saat ini, TikTok di Eropa berada di bawah pengawasan ketat terkait
pengumpulan data privasi anak-anak. Tim khusus pun sampai dibentuk untuk
mengawasi dan menyelidiki permasalahan ini.

Walapun begitu, TikTok sendiri menyatakan bahwa kemanan data dan privasi
pengguna adalah prioritas utama mereka. Platform media sosial asal China ini
juga memiliki peraturan yang ketat untuk melindungi data penggunanya, terlebih
pengguna yang masih di bawah umur.

“Privasi dan keamanan adalah prioritas utama bagi TikTok dan kami punya
teknologi, aturan, dan proses ketat untuk melindungi semua pengguna, termasuk
pengguna kami yang masih muda,” ungkap TikTok dalam pernyataan yang
ditulisnya.

Meski sering mendapat kasus atau gugatan, TikTok tetap mendulang popularitas yang tinggi. Hal ini terbukti dengan TikTok yang telah diunduh lebih dari 2 miliar kali, jika ditotal dari App Store dan Play Store, dan dengan lebih dari 800 juta pengguna aktif.

Baca Juga: Bun, Inilah Tips Mengatasi Kecanduan Anak Terhadap TikTok

(rh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *