Pertumbuhan populasi penduduk di dunia yang setiap harinya semakin bertambah banyak menyebabkan tingginya kebutuhan pangan terhadap manusia. Melihat kondisi tersebut, pertanian vertikal dapat menjadi solusi dari sulitnya mencukupi tingginya kebutuhan pangan  yang sejalan dengan tingginya pertumbuhan populasi penduduk di dunia.

Pertanian vertikal adalah sebuah metode pertanian dimana tanaman ditanam secara vertikal sebagai upaya untuk meminimalisir penggunaaan lahan.

Baca juga: 5 Aplikasi Jualan Online Bagi Pemula, Dijamin Laris !

Melansir dari Interesting Engineering, Kamis (7/01/2021), Plenty, salah satu startup dalam bidang teknologi pertanian di San Francisco yang didirikan oleh Nate Storey mencoba untuk menciptakan kembali dan merevolusi pertanian.

Plenty merevolusi pertanian yang dapat melakukan penanaman sepanjang tahun dengan bantuan robot dan teknologi AI. Tidak hanya itu, dengan menghemat penggunaan air sebanyak 95% dan pengunaan lahan sebesar 99% melalui pertanian vertikal ini kita dapat terus meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman.

Foto: Plenty via Prime Time Zone

Sebagai upaya untuk menangani masalah krisis lahan, dalam wawancaranya bersama Forbes, Storey menjelaskan bahwa pertanian vertikal sangat dibutuhkan mengingat lahan untuk menanam buah dan sayuran sudah tidak tersedia lagi pada saat ini.

Storey menambahkan jika dengan memanfaatkan lahan seluas 1500 kaki persegi melalui pertanian vertikal kita dapat menghasilkan produk sebanyak 350 kali lebih banyak. Tentunya hal tersebut lebih efisien dibandingkan dengan pertanian dengan memanfaatkan lahan menggunakan cara yang konvensional.

Baca juga: 6 Pengusaha Teknologi Indonesia Yang Bersekolah Di Harvard

Pertanian vertikal yang yang dapat menghasilkan produk 400 kali lebih banyak ini dijalankan dengan bantuan robot dan teknologi AI. Dalam pertanian vertikal yang dikembangkan oleh Plenty, barisan tanaman diletakan di dalam ruangan bersebelahan dengan yang lainnya.

Barisan tanaman tersebut tumbuh secara vertikal dan tergantung di langit-langit. Robot berfungsi untuk memindahkan tanaman sedangkan teknologi AI dimanfaatkan untuk mengatur air, temperatur dan cahaya dalam ruangan.

Melalui bantuan sinar LED sebagai pengganti dari sinar matahari yang terletak diatas tanaman, lingkungan pertanian terus dioptimalkan untuk memastikan tanaman mendapatkan hasil yang terbaik.

Keunggulan pertanian vertikal

Pertanian vertikal ini memiliki banyak keunggulan, diantaranya adalah tidak tergantung pada cuaca, musim, waktu, jarak, hama, bencana alam dan iklim. Selain itu melalui teknologi pertanian ini kita dapat menghasilkan tanaman yang bebas GMO (Genetically Modified Organism) dengan rasa yang luar biasa.

Lebih hebatnya lagi, semua air yang digunakan dalam pertanian ini dapat didaur ulang. Air yang menguap di udara dapat diolah dan digunakan kembali. Plenty menjadi perusahaan pertanian andalan yang menggunakan 100% energi terbarukan.

(dba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *