Foto: Unsplash

Teknologi.id – Meski masih dibutuhkan riset lebih,
namun keampuhan vaksin Pfizer terbukti mampu untuk menangkal virus Corona. Hal
tersebut terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Israel. Seperti yang
diketahui, Israel merupakan salah satu negara yang cukup giat dalam menggarap
vaksin Corona.

Mengutip dari Reuters pada Selasa (26/01/2021),
hanya terdapat kurang dari satu persen orang yang terkena virus Corona setelah
menerima vaksin Pfizer. Pemberian vaksin tersebut dilakukan sebanyak dua kali.

Hal tersebut pertama kali diungkapkan
oleh lembaga Kesehatan di Israel, Maccabi Health Services. Mereka mengatakan bahwa
hanya terdapat 20 orang dari sekitar 128.600 warga yang diberikan vaksin Pfizer
namun masih terinfeksi virus Corona.

Baca juga: Penampakan Baru Virus Corona Dalam Bentuk 3D

Saat ini, Israel juga merupakan salah
satu negara yang tergolong cepat dalam memberikan vaksin untuk masyarakatnya. Vaksin
Pfizer ini pun sudah diberikan kepada warga Israel mulai 19 Desember 2020 kemarin.

Dari 9 juta warga Israel, lebih dari
2,6 juta warga telah menerima vaksin Pfizer dan sekitar 1,2 juta warga juga
telah menerima vaksin Pfizer yang kedua. Hingga saat ini, Israel melaporkan kasus
infeksi virus Corona mencapai angka 600.000 orang dengan angka kematian menyentuh
4.478.

“Maccabi
melaporkan bahwa dari 20 yang terinfeksi, 50% menderita penyakit kronis. Semua
pasien mengalami gejala ringan seperti sakit kepala, batuk, atau kelelahan.
Tidak ada yang dirawat di rumah sakit atau menderita demam di atas 38,5
derajat,” ujar pihak Maccabi ketika diwawancarai.

Hasil tersebut ternyata
sesuai dengan apa yang diharapkan. Pasien nantinya akan terus diawasi dengan
seksama untuk memeriksa apakah pasien terus mengalami gejala ringan dan apakah
hal tersebut tidak menyebabkan komplikasi.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *