Foto: Pinterest

Teknologi.id – Teknologi persenjataan manusia saat
ini bisa dikatakan sudah sampai pada tahap yang mengerikan. Hadirnya
senjata-senjata baru yang dapat meluluhlantakkan apa pun yang dikehendakinya
menjadi momok mengerikan bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Salah satu
teknologi persenjataan pemusnah massal tersebut adalah ledakan nuklir.

Dapat dipastikan jika manusia yang
tinggal di zona ledakan nuklir akan musnah tak tersisa. Namun tidak dengan
manusia yang ada di zona radiasi setelah ledakan tersebut. Meskipun tetap
mematikan, ada beberapa cara agar manusia bisa selamat dari radiasi pasca ledakan
nuklir, berikut di antaranya.

1. Bersembunyi di Dalam Ruangan Dengan Tembok
Semen Tebal atau Ruang Bawah Tanah

Foto: Unplash

Jika kebetulan ledakan nuklir terjadi
ketika kamu sedang berada di dalam ruangan, sangat disarankan untuk tidak
keluar sama sekali dari area ruangan tersebut.

Melansir dari Popular Mechanics, jika
terjadi ledakan dan seseorang yang berada di zona radiasi berada di dalam
ruangan, disarankan agar tetap berada di ruangan tersebut atau pindah ke
ruangan yang memiliki tembok semen yang tebal. Selain itu, bersembunyi di
ruangan bawah tanah juga sangat direkomendasikan.

Hal tersebut sangat direkomendasikan
karena ketebalan tembok semen maupun ruangan bawah tanah dapat menahan radiasi
yang hendak masuk ke dalam ruangan.

2. Tutupi Hidung dan Mulut

Foto: Unsplash

Tidak semua orang berada di dalam
ruangan ketika efek ledakan nuklir mulai menyebar karena saking cepatnya
serangan nuklir berlangsung.

Oleh karenanya, bagi orang-orang yang
kebetulan sedang berada di luar ruangan ketika ledakan nuklir terjadi disarankan
langsung mencari tempat perlindungan atau shelter terdekat sambil menutupi
mulut dan hidungnya dengan pakaian untuk menghindari bahaya material yang
terlempar akibat ledakan nuklir tersebut.

Jika tidak ada shelter resmi di sekitar,
bisa dengan mencari tempat perlindungan dari tembok semen tebal ataupun ruangan
bawah tanah.

Baca juga: Jika Terjadi Perang Dunia, Negara Ini Aman Untuk Ditinggali

3. Bersihkan Diri dan Segera Buang
Pakaian Bekas Radiasi

Foto: Pixabay

Setelah sampai pada lokasi shelter
ataupun tempat persembunyian lain yang dirasa aman, langkah berikutnya yang
bisa diambil adalah segera membersihkan diri dengan air dan membungkus pakaian
yang digunakan dengan plastik rapat-rapat lalu membuangnya sejauh mungkin.

Hal tersebut penting karena material
yang jatuh dari langit maupun udara yang terbawa akibat ledakan nuklir
mengandung radioaktif yang sangat berbahaya jika terpapar tubuh. Tanda-tanda
seseorang yang sudah terpapar radioaktif dapat dilihat jika sudah menunjukkan
tanda-tanda mual dan muntah.

4. Konsumsi Makanan Kemasan yang
Tersimpan Rapat di Ruangan

Foto: Organic Authority

Jika sudah menemukan tempat yang aman
dari paparan radioaktif nuklir secara langsung, maka tahap selanjutnya yang
bisa dilakukan agar dapat selamat adalah dengan mengonsumsi makanan kemasan
yang tersimpan rapat.

Hal tersebut dikarenakan efek nuklir
tidak akan berakhir dalam hitungan jam, sehingga dibutuhkan persiapan makanan
agar dapat bertahan dalam kurun waktu cukup panjang.

5. Cari Informasi dari Pemerintah
Terkait Penanganan dan Cara Keluar dari Zona Berbahaya

Foto: Unsplash

Semakin lama menunggu di dalam
ruangan yang aman, semakin besar pula kemungkinan selamat.

Radiasi dari sinar gamma nuklir
relatif cepat hilang, yaitu sekitar 80 persen dalam 24 jam. Lebih lanjut,
disebutkan bahwa dalam waktu 3 hari atau lebih kadar radiasi akan berkurang
hingga tingkat yang dapat dihindari manusia sehingga mereka dapat keluar.

Kendati demikian, keadaan belum 100
persen aman. Jadi, hal pertama dan terpenting ketika korban memutuskan untuk
keluar dari persembunyiannya adalah berusaha mencari informasi resmi sekecil
apa pun dari pemerintah yang berwenang agar selanjutnya bisa ditangani lebih
lanjut dan korban bisa segera meninggalkan zona bahaya yang terpapar radiasi
nuklir.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *