Foto: Bold Experience

Teknologi.id – Pernah terbayangkan kalau benda yang
biasa dipakai sehari-hari ternyata adalah senjata rahasia? Bukan hanya ada di
film, senjata canggih nan berbahaya ini juga pernah dipakai oleh para agen rahasia
dari berbagai negara.

Jika James Bond sedang memerlukan
peralatan spionase yang canggih, misalnya jam tangan Rolex yang berfungsi juga
sebagai gergaji atau membuat sidik jari palsu, dan berbagai peralatan rahasia lainnya, beberapa alat di bawah ini justru tidak tampak seperti senjata.

Masih banyak lagi
benda-benda yang terlihat biasa, namun ternyata benda tersebut adalah senjata
yang biasa digunakan agen rahasia. Mau tahu apa saja? Berikut ulasannya.

Kacamata Sianida

Foto: Bold Experience

Kacamata ini digunakan oleh badan
intelijen Amerika CIA. Salah satu lengan kacamata ini berisi dosis sianida
tertentu yang dapat digunakan untuk melenyapkan target bahkan agen mata-mata
itu sendiri.

Payung Beracun

Foto: Bombastis

Payung ini dikenal dengan nama
Bulgarian Umbrella memiliki jarum tersembunyi yang mampu menyuntikkan racun ke
targetnya. Benda ini dibuat pada tahun 1978 saat agen rahasia Bulgaria
bermasalah dengan seorang jurnalis bernama Georgi Markov.

Baca juga: Bitcoin Kini Dapat Digunakan di Apple Pay

Pistol Sarung Tangan

Foto: Bold Experience

Senjata yang diberi nama Sedgley OSS
ini berbentuk kaus tangan dengan revolver sekali tembak di bagian telapak
tangan. Sarung tangan pistol ini digunakan oleh Naval Intelligence Office,
sebuah agen intelijen di bawah Angkatan laut AS sejak masa perang dunia II.

Pistol Lipstik

Foto: Bombastis

Cerita tentang mata-mata Rusia cantik
yang datang ke Amerika untuk menggoda pria dan mencuri rahasia negara dari
mereka sebenarnya berdasarkan dari kisah nyata. Yang lebih menakjubkan lagi, ia
dikirim dengan membawa senjata rahasia berbentuk lipstik jika sewaktu-waktu
situasi berubah buruk bagi si mata-mata.

Pistol Gantungan Kunci

Foto: Bombastis

Senjata ini awalnya dibuat oleh agen
rahasia Bulgaria. Senjata yang berukuran kecil ini sebenarnya didesain untuk
misi rahasia, tapi akhirnya bocor ke masyarakat umum.
Dengan ukuran yang sangat kecil,
senjata ini hanya digunakan sebagai pilihan terakhir saat terdesak. Pasalnya
senjata ini hanya bisa menembak dengan akurat pada jarak dekat.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *