Foto: Gadget Tren

Teknologi.id – Teknologi VOOC Flash Charge selama
ini hanya terbatas pada produk besutan Oppo saja. Namun dikabarkan baru-baru
ini Oppo mengumumkan bahwa teknologi isi ulang baterai cepat tersebut akan hadir
di berbagai produk smartphone lainnya.

Teknologi VOOC Flash Charge pertama
kali diluncurkan Oppo pada tahun 2014 silam. Saat ini, sudah terdapat 30 smartphone
yang mengadopsi teknologi tersebut. Teknologi VOOC Flash Charge dinilai mampu
mengisi daya ponsel berkapasitas 4.000 mAh dari 0 hingga 41 persen dalam waktu
5 menit.

Oppo disinyalir akan membagikan teknologi
VOOC Flash Charge bagi perusahaan lain yang berminat untuk memakainya. Hal
tersebut diumumkan oleh Oppo pada ajang Mobile World Congress (MWC) Shanghai
yang digelar hari ini, Selasa 23 Februari 2021.

Rencana yang dijuluki “The Flash Initiative”
tersebut direncanakan akan menjadi sebuah proyek berkelanjutan sebagai bentuk
komitmen Oppo untuk mempermudah masyarakat dalam merasakan teknologi pengecasan
cepat di kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Huawei Mate X2, Ponsel Lipat 2 Layar Seharga Rp41 Juta

“Dengan kehadiran mitra baru,
teknologi eksklusif kami dapat menjangkau lebih banyak orang dari
sebelumnya,” ucap Direktur Senior Intelektual Oppo, Adler Feng, di atas
panggung MWC Shanghai 2021.

“Ini adalah langkah penting
dalam membebaskan konsumen untuk menggunakan perangkat yang mereka suka, apa
pun yang perlu mereka lakukan atau di manapun mereka berada,” tambah Feng.

Pada tahap awal The Flash Initiative
ini, terdapat tiga mitra perusahaan yang akan mendapat lisensi resmi dari Oppo
untuk dapat menggunakan teknologi VOOC Flash Charge. Perusahaan tersebut yakni
FAW-Volkswagen, Anker, dan NXP Semiconductor.

Masing-masing dari ketiga perusahaan
itu bergerak di bidang yang berbeda, yakni otomotif, aksesoris pengisi daya portable,
dan produsen chip dari berbagai peralatan rumah pintar (smart home appliances).

Nantinya, berbagai produk VOOC Flash
Charge dari ketiga perusahaan tersebut juga akan turut diuji dan disertifikasi di
laboratorium sertifikasi teknologi China (CTTL) agar aman dipakai oleh masyarakat.

FAW-Volkswagen, Anker, dan NXP
Semiconductor sendiri bakal memiliki akses ke ribuan desain eksklusif seputar teknologi
pengisian daya cepat, yang telah dipatenkan oleh Oppo. Adapun desain paten
terkait flash charge yang sudah diajukan Oppo berjumlah lebih dari 2.950 paten,
di mana sekitar 1.400 paten telah disetujui oleh kantor hak cipta setempat.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *