Foto: MiliterMeter

Teknologi.id – Iran terus berusaha menciptakan drone tempur yang
canggih, terbaru Iran membuat drone tempur yang bernama Kaman-22.

Drone serang baru ini memiliki daya
jelajah hingga 3.000 km dan mampu membawa muatan hingga 300 kg.

Kantor berita Iran, IRNA,
menyebut drone ini mampu melakukan misi pengintaian, peperangan elektronik,
serangan, dan dapat dikonfigurasi ulang berdasarkan persyaratan misi.

Baca juga: BARS, Aplikasi Musik Rap Pesaing TikTok dari Facebook

Jika dilihat dari bentuknya, drone
Kaman-22 memiliki bentuk hidung yang besar menyerupai MQ-1 Predator maupun MQ-9
Reaper. Secara keseluruhan, Kaman-22 memang menyerupai MQ-9 Reaper.

“Kaman-22 adalah drone tempur
berbadan lebar pertama Iran dan mampu membawa beragam kargo dengan durasi
terbang yang sangat tinggi, lebih dari 24 jam serta jarak tempuh 3.000 km,”

“Kami hari ini mencapai
kesempurnaan dalam memproduksi beragam drone, baik tempur, identifikasi, dan
perang elektronik dengan beragam misi.

Baca juga: 5 Hacker Asal Indonesia yang Terkenal, Ada yang Masih SMP

“Kami meraih teknologi untuk
memproduksi beragam drone yang kami butuhkan. Serta di masa depan, kami
berencana memproduksi berbagai drone lain,”

Kata Komandan Angkatan Udara
Republik Islam Iran (IRIAF) Brigjen Aziz Nasirzadeh seperti diberitakan IRNA
dari Airspace Review hari Senin 01 Maret 2021.

Kaman-22 bukan yang pertama di
buat oleh Iran di kelas drone MALE (medium-altitude, long-endurance).

Iran sudah memiliki Shahed-129
(S129) yang terbang perdana tahun 2012. Drone S129 juga telah digunakan Iran di
Suriah.

Baca juga: Dana Cair, Proyek Satelit Satria-1 Siap Dilanjutkan

Iran juga telah menghasilkan sejumlah
drone lain seperti seri HESA Ababil, Qods Mohajer, HESA Karrar, dan IAIO
Fortros.

Sejauh ini Fortros merupakan
drone terbesar yang dioperasikan oleh Iran. Drone buatan Organisasi Industri
Penerbangan Iran (IAIO) yang diluncurkan tahun 2013 ini mampu terbang hingga
ketinggian 25.000 kaki dan berada di udara selama 16-30 jam.

Meski Iran mengatakan drone
buatannya mempunyai banyak keunggulan, sebagian kalangan masih tetap meragukan
drone buatan Iran.

Iran disebut sering mengelabui
atau mendemonstrasikan produk teknologi yang tidak sehebat yang
digembar-gemborkan.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *