Raksasa telekomunikasi asal Cina, Huawei, kabarnya akan membuat kendaraan listrik dengan mereknya sendiri. Kendaraan listrik tersebut akan dibuat dalam beberapa model dan direncanakan untuk diluncurkan tahun ini. 

Baca Juga: Turki Perbarui Helikopter Tempur T629, Apa Perubahannya?

Berdasarkan informasi dari beberapa sumber, perusahaan dengan nama Huawei Technologies Co. Ltd. ini sedang dalam pembicaraan dengan Changan Automobile milik negara dan perusahaan pembuat mobil lainnya, dengan tujuan untuk menggunakan pabrik mobil mereka untuk membuat electric vehicle/kendaraan listrik (EV).

Selain dengan perusahaan-perusahaan di atas, Huawei juga sedang berdiskusi dengan BluePark New Energy Technology dari BAIC Group yang didukung Beijing untuk memproduksi EV, demikian dikutip dari Republika, Senin (1/3).

Kabar mengenai rencana produksi EV ini dipandang sebagai usaha untuk putar haluan dan memiliki potensi yang besar bagi Huawei, setelah apa yang dialami Huawei selama hampir dua tahun akibat sanksi AS. Sanksi yang telah memotong akses Huawei ke rantai pasokan utama komponen perangkat mereka itu telah memaksa Huawei untuk menjual sebagian dari bisnis smartphone-nya agar tetap hidup.

Namun, kabar mengenai rencana Huawei untuk merancang EV atau memproduksi kendaraan di bawah nama Huawei ini dibantah oleh seorang juru bicara Huawei.

“Huawei bukanlah produsen mobil. Namun, melalui TIK (teknologi informasi dan komunikasi), kami bertujuan untuk menjadi penyedia komponen yang berorientasi pada mobil digital dan baru, memungkinkan OEM mobil (pabrikan peralatan asli) untuk membuat kendaraan yang lebih baik.” ujar jubir Huawei tersebut sebagaimana dilansir dari Reuters, Senin (1/3).

Menurut informasi dari tiga sumber, Huawei juga disebut telah mulai membuat rancangan EV secara internal dan mendekati pemasok di China, agar dapat meluncurkan proyek secara resmi pada awal tahun ini. Fokus Huawei yang semula sebagai pembuat ponsel cerdas diduga akan dialihkan menjadi EV oleh kepala grup bisnis konsumen Huawei, Richard Yu.

Baca Juga: Ini Keunggulan Drone Tempur Milik Iran, Kaman-22

EV produksi Huawei ini kabarnya akan menargetkan segmen pasar massal. Namun, hingga kini belum ada komentar dari perusahaan yang disebut bekerja sama dengan Huawei dalam proyek ini, yakni dari Changan maupun BAIC BluePark.

(rf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *