Foto: Kumparan

Teknologi.id –  Dadang Subur atau disebut dengan Pak Dadang ramai
diperbincangkan oleh warganet karena berhasil mengalahkan seorang gamer catur
profesional sekaligus YouTuber bernama Levy Rozman, atau biasa dikenal sebagai
“GothamChess”.

Akun Pak Dadang pada Chess.com bernama “Dewa_Kipas” namun akun tersebut dinilai
mencurigakan, sehingga akun tersebut diblokir oleh sistem.

Cerita pemblokiran akun milik Pak Dadang, ditulis Ali Akbar
anak dari Dadang Subur, di akun Facebook miliknya yang kemudian viral.

Bahkan, cerita tersebut juga dibahas di forum Reddit hingga
sampai ke telinga GothamChess. “Bapak saya tidak terlalu mempermasalahkan
(akunnya) diblokir,” ujar Ali dikutip dari Kompas hari Jumat 05 Maret
2021.

Baca juga: Kalahkan Gamer Catur Dunia, Orang Indonesia Ini Diblokir

Pak Dadang sendiri sebenarnya tak masalah akunnya dihapus.
Sebab, salah satu tujuan utama bermain catur di Chess.com hanya ingin mencapai
ELO (rating pemain dalam dunia percaturan) 2200-2300 saja.

Saat melawan GothamChess, rating ELO akun Dewa_Kipas sendiri
berada di angka 2.311, artinya tujuan Pak Dadang sebenarnya sudah tercapai.

Meski demikian, tak ada yang mengira bahwa pencapaian
tersebut ternyata diraih dalam waktu yang terbilang cukup singkat, yaitu 3
minggu.

Baca juga: Daftar 10 Android Terkencang Versi AnTuTu, Siapa No 1?

Bahkan, untuk mencapai titik tersebut, Pak Dadang
sampai-sampai lupa waktu dan seringkali dimarahi oleh istrinya karena kecanduan
game.

Menurut Ali, Pak Dadang membuat akun Chess.com pada 12 Februari
lalu. Sejak itu hingga diblokir, ia telah memainkan sekitar 332 kali
pertandingan dengan 232 kali menang, 90 kali kalah, dan 10 kali remis (seri).

Ali berperan penting karena membuatkan dan menyiapkan akun
Pak Dadang di Chess.com karena Pak Dadang tidak terlalu mengerti soal teknologi.

Karena sulit memahami berbagai menu yang ada di Chess.com, Pak Dadang hanya memainkan mode Rapid (10 menit) di Chess.com yang lebih mudah
diakses.

Uniknya, Pak Dadang memiliki kebiasaan yaitu mencatat tiap
langkah dalam satu pertandingan catur. Sebelum mengenal Chess.com, Ali
mengatakan bahwa Pak Dadang sering bermain melawan komputer (bot) di aplikasi
Shredder Chess.

Kehebatan Pak Dadang berasal dari pengalamannya di masa
lalu, di mana ia pernah bergabung dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia
(PERCASI) dan menjuarai berbagai turnamen catur.

Baca juga: Tenang Netizen, Dadang Subur dan GothamChess Sudah Berdamai

“Bapak saya pernah menjuarai 7 turnamen catur daerah.
Tidak selalu juara 1, pernah juara 3, 7, hingga 13. Kalau turnamen yang
diselenggarakan oleh kantor tempat ayah saya bekerja, itu (gelar juaranya)
sudah tak terhitung,” kata Ali.

Hal tersebut dibutikan dengan dokumen-dokumen yang mencakup
Piagam Penghargaan Kejuaraan Catur Sekota Singkawang, Kalimantan Barat, dan
foto Dadang yang tampak di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-18 Zona Kalimantan,
sebagaimana gambar berikut.

Foto: Kompas

Ternyata ada impian Pak Dadang yang masih belum terwujud yaitu
bertemu dengan pemain terkenal Indonesia, seperti Susanto Megaranto atau Sean
Winshand.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *