BEKASI,  Harnasnews.com – Permasalahan sosial di Desa Tamanrahayu, Kecamatan Setu, membuat warga kesusahan dan kecewa. Mereka tak dapat mengebumikan mendiang keluarga mereka di TPU Mbah Wardi yang terletak di Kampung Serang, RT 003 RW 03.

Salah satu warga yang merasa kecewa berat adalah Misran Sasmita, warga RT 003 RW 03, yang pada 2 Mei 2021 tak dapat memakamkan mendiang ibundanya di TPU Mbah Wardi.

Kata Sasmita, padahal sebelum mengembuskan nafas terakhir, sang ibu berpesan ingin dimakamkan di TPU tersebut.

“Ibu saya meninggal jam 9 malam. Ibu saya minta dikuburkan di sini (TPU Mbah Wardi). Saya bicara yang jaga di sini, Bapak Unan (ayah pelapor atas nama Gunawan) minta izin, tapi kata dia gak bisa,” jelas Sasmita saat ditemui di Tamanrahayu, baru baru ini.

Dia pun sempat mempertanyakan kepada Unan yang diketahui merupakan anak dari orang yang mengklaim tanah permakaman itu sebagai miliknya.

“Saya tanya kenapa gak bisa? Dia bilang gak bisa aja. Terus siapa yang larang? Saya coba hubungin orang yang larang. Itu kan sudah jelas plang permakaman. Itu kenapa gak bisa? Dari dia gak ada jawaban yang jelas,” katanya.

Sasmita yang sudah 20 tahun tinggal di Tamanrahayu itu mengaku tidak habis pikir atas masalah itu, padahal dulu tak ada seorang pun yang melarang memakamkan jenazah di tempat itu.

Sasmita, warga Tamanrahayu yang mengalami pelarangan makamkan jenazah di TPU Mbah Wardi mengatakan, semenjak ada tol jadi ia tidak bisa memakamkan keluarganya.

“Harapan saya sebagai warga, kalau itu permakaman ya jadikan permakaman umum. Kalau tempat sosial, jadikan tempat sosial. Jangan ada yang melarang-larang lagi,” sambung dia.

Kasus yang dialami Sasmita bukan kali pertama, menurut pengakuan sejumlah warga, pelarangan itu sudah berlangsung sejak Januari 2020.

Orang yang hendak memakamkan di tempat itu selalu mendapat penjegalan dari orang yang mengklaim sebagai ahli waris dari pemilik lahan permakaman itu.

Akhirnya, dengan sangat terpaksa mereka memakamkan jenazah di permakaman lain yang terletak di seberang tol ataupun di tempat lain di desa itu. (Sygy)

The post Sejak Ada Proyek Tol, TPU Mbah Wardi Tak Bisa Makamkan Jenazah appeared first on Harnasnews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *